Sabtu, 26 Januari 2019

Tools untuk Melakukan Audit TI

Tools yang dapat digunakan untuk melakukan audit TI

1. ACL
ACL (Audit Command Language) merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) yang sudah sangat populer untuk melakukan analisa terhadap data dari berbagai macam sumber.
ACL for Windows (sering disebut ACL) adalah sebuah software TABK (TEKNIK AUDIT BERBASIS KOMPUTER) untuk membantu auditor dalam melakukan pemeriksaan di lingkungan sistem informasi berbasis komputer atau Pemrosesan Data Elektronik.

2. Picalo
Picalo merupakan sebuah software CAAT (Computer Assisted Audit Techniques) seperti halnya ACL yang dapat dipergunakan untuk menganalisa data dari berbagai macam sumber.Picalo bekerja dengan menggunakan GUI Front end, dan memiliki banyak fitur untuk ETL sebagai proses utama dalam mengekstrak dan membuka data, kelebihan utamanya adalah fleksibilitas dan front end yang baik hingga Librari Python numerik.
Berikut ini beberapa kegunaannya :

Menganalisis data keungan, data karyawan
Mengimport file Excel, CSV dan TSV ke dalam databse
Analisa event jaringan yang interaktif, log server situs, dan record sistem login
Mengimport email kedalam relasional dan berbasis teks database
Menanamkan kontrol dan test rutin penipuan ke dalam sistem produksi.

3. Powertech Compliance Assessment
Powertech Compliance Assessment merupakan automated audit tool yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark user access to data, public authority to libraries, user security, system security, system auditing dan administrator rights (special authority) sebuah serverAS/400.

4. Nipper
Nipper merupakan audit automation software yang dapat dipergunakan untuk mengaudit dan mem-benchmark konfigurasi sebuah router.
Nipper (Jaringan Infrastruktur Parser) adalah alat berbasis open source untuk membantu profesional TI dalam mengaudit, konfigurasi dan mengelola jaringan komputer dan perangkat jaringan infrastruktur.

COBIT - Control Objective for Information and related Technology

Dikeluarkan dan disusun oleh IT Governance Institute yang merupakan bagian dari ISACA (Information Systems Audit and Control Association) pada tahun 1996. hingga saat artikel ini dimuat setidaknya sudah ada 5 versi COBIT yang sudah diterbitkan, versi pertama diterbitkan pada tahun 1996, versi kedua tahun 1998, versi 3.0 di tahun 2000, Cobit 4.0 pada tahun 2005, CObit 4.1 tahun 2007 dan yang terakhir ini adalah Cobit versi 5 yang di rilis baru-baru saja. COBIT adalah merupakan kerangka panduan tata kelola TI dan atau bisa juga disebut sebagai toolset pendukung yang bisa digunakan untuk menjembatani gap antara kebutuhan dan bagaimana teknis pelaksanaan pemenuhan kebutuhan tersebut dalam suatu organisasi. COBIT memungkinkan pengembangan kebijakan yang jelas dan sangat baik digunakan untuk IT kontrol seluruh organisasi, membantu meningkatkan kualitas dan nilai serta menyederhanakan pelaksanaan alur proses sebuah organisasi dari sisi penerapan IT.

Cobit berorientasi proses, dimana secara praktis Cobit dijadikan suatu standar panduan untuk membantu mengelola suatu organisasi mencapai tujuannya dengan memanfaatkan IT. Cobit memberikan panduan kerangka kerja yang bisa mengendalikan semua kegiatan organisasi secara detail dan jelas sehingga dapat membantu memudahkan pengambilan keputusan di level top dalam organisasi. Siapa saja yang menggunakan COBIT? COBIT digunakan secara umum oleh mereka yang memiliki tanggung jawab utama dalam alur proses organisasi, mereka yang organisasinya sangat bergantung pada kualitas, kehandalan dan penguasaan teknologi informasi.

Cobit memiliki 4 Cakupan Domain :
1. Perencanaan dan Organisasi (Plan and Organise) Domain ini mencakup strategi dan taktik yang menyangkut identifikasi tentang bagaimana TI dapat memberikan kontribusi terbaik dalam pencapaian tujuan bisnis organisasi sehingga terbentuk sebuah organisasi yang baik dengan infrastruktur teknologi yang baik pula.

2. Pengadaan dan Implementasi (Acquire and Implement) Untuk mewujudkan strategi TI, solusi TI perlu diidentifikasi, dibangun atau diperoleh dan kemudian diimplementasikan dan diintegrasikan dalam proses bisnis.

3. Pengantaran dan Dukungan (Deliver and Support) Domain ini berhubungan dengan penyampaian layanan yang diinginkan, yang terdiri dari operasi pada security dan aspek kesinambungan bisnis sampai dengan pengadaan training.

4. Pengawasan dan Evaluasi (Monitor and Evaluate) Semua proses TI perlu dinilai secara teratur dan berkala bagaimana kualitas dan kesesuaiannya dengan kebutuhan kontrol.

Keempat domain tersebut diatas kemudian dijabarkan menjadi 34 faktor resiko yang harus dievaluasi jika ingin diperoleh suatu kesimpulan mengenai seberapa besar kepedulian manajemen terhadap teknologi informasi, serta bagaimana teknologi informasi dapat memenuhi kebutuhan manajemen akan informasi.

COBIT IT Processes Defined Withen The Four Domain
Gambar Kerangka COBIT

Rabu, 09 Januari 2019

Kendali dan Audit Sistem Informasi: 15 Area Pengendalian


Tujuan pengendalian TI didefinisikan sebagai suatu pernyataan hasil yang diinginkan atau maksud yang dicapai oleh prosedur pengendalian implementasi dalam kegiatan TI khusus.Terdapat 15 area pengendalian, yaitu:  
1. Integritas Sistem
2. Manajemen Sumber Daya (Perencanaan Kapasitas)
3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W system
4. Backup dan Recovery
5. Contigency Planning
6. System S/W Support
7. Dokumentasi
8. Pelatihan atau Training
9. Administrasi
10.Pengendalian Lingkungan dan Keamanan Fisik
11.Operasi
12.Telekomunikasi
13.Program Libraries
14.Application Support (SDLC)
15.Pengendalian Mikrokomputer

Keterangan :
1. Integritas Sistem
a. Ketersediaan dan kesinambungan sistem komputer untuk user
b. Kelengkapan, Keakuratan, Otorisasi, serta proses yg auditable
c. Persetujuan dari user atas kinerja sistem yang di inginkan
d. Preventive maintenance agreements untuk seluruh perlengkapan
e. Kesesuaian kinerja antara S/W dan jaringan dengan yang diharapkan
f. Serta adanya program yang disusun untuk operasi secara menyeluruh

2. Manajemen Sumber Daya
a. Faktor-faktor yang melengkapi integritas system
b. Yaitu meyakini kelangsungan (ongoing) H/W, S/W, SO, S/W aplikasi, dan komunikasi jaringan komputer, telah di pantau dan dikelola pada kinerja yang maksimal namun tetap dengan biaya yang wajar.
c. Hal-hal tersebut di dokumentasikan secara formal, demi proses yang berkesinambungan

3. Pengendalian Perubahan S/W Aplikasi dan S/W siste
a. Menentukan adanya keterlibatan dan persetujuan user dalam hal adanya perubahan terhadap s/w aplikasi dan s/w system
b. Setiap pengembangan dan perbaikan aplikasi harus melalui proses formal dan di dokumentasikan serta telah melalui tahapan-t

Perubahan Konsep Ketersediaan Pengendalian ke Konsep Proses Pencapaian Tujuan

slideshare.net/e-ESCIM/control-intern-managerial-oug-119


Berdasarkan perkembangan di bidang manajemen SDM, konsep pengendalian internal mengalami perubahan dari konsep ketersediaan pengendalian inetern beralih ke konsep proses pencapaian tujuan.

Dengan konsep baru tersebut disadari bahwa intelektualitas tidak lagi terletak pada pucuk pimpinan, tetapi terletak dilapisan bawah. Mereka yang dekat dengan konsumenlah yang paling mengerti dengan kebutuhan pasar. Pengorganisasian yang paling tepat untuk kondisi seperti ini adalah seperti pengorganisasian orkes simponi.

Organisasi ini sepenuhnya akan digerakan oleh dinamika para pekerja (ujung tombak) sesuai spesialisai masing-masing. Untuk menjaga kekompakan agar terjadi irama yang serasi dibutuhkan seorang manajer yang berfungsi sebagai konduktor. Manajer tersebut tidak lagi harus memiliki pengetahuan teknis seperti yang dimiliki pemain orkesnya, tetapi yang diperlukan hanya seorang yang mampu mengatur tempo dan menguasai tingkatan nada.

Kamis, 08 November 2018

Tiga Aspek Kunci Definisi Kontrol dan Langkah-langkah dalam Perencanaan Audit


Nama: Prisky Ratna Aningtiyas
NPM: 15115398
Kelas: 4KA01

VCLASS!

POST TEST MEMERIKSA SISTEM INFORMASI

Jelaskan tiga aspek kata kunci pada definisi kontrol. Jelaskan juga langkah-langkah dalam perencanaan audit.
Jawaban di tulis pada blog anda dan di-link ke studentsite sebagai warta warga / tulisan (bukan tugas)

Jawaban:

aclibergamo.it


A. Tiga aspek kata kunci definisi kontrol, yaitu :
1. Pengendalian adalah sebuah sistem (a control is a system)
Dengan kata lain, terdiri dari sekumpulan komponen yang saling berelasi yang berfungsi secara bersama-sama untuk menyelesaikan suatu maksud atau tujuan.

2. Keabsahan / kebenaran dari suatu kegiatan (unlawful events)
Keabsahan kegiatan dapat muncul jika tidak ada otorisasi (unauthorized), tidak akurat (inaccurate), tidak lengkap (incomplete), redundansi (redundant), tidak efektif (ineffective) atau tidak efisien (inefficient) pemasukan data kedalam sistem.

3. Pemeriksaan digunakan untuk mencegah (prevent), mendeteksi (detect), atau mengoreksi (correct) kejadian / peristiwa yang tidak sesuai dengan aturan / hokum (unlawful events).

B. Langkah – langkah dalam perencanaan audit:
Perencanaan memudahkan auditor melakukan audit dan berperan penting dalam menetapkan suatu audit agar tidak keluar dari jalur yang semestinya. Langkah-langkah perencanaan audit system informasi sebagai berikut:

1. Identifikasi kebutuhan Keahlian Teknik
Membuat suatu rencana dalam audit diperukan personel yang memiliki keahlian yang mumpuni dan jika bisa  personel tersebut memang sudah sangat berpengalaman dalam bidang sistem informasi yang akan dilakukan audit. Personel tersebut biasanya didapat dari suatu instansi, komunitas, atau tokoh yang berpengaruh dalam bidang sistem informasi tersebut.

Evaluasi/Audit Sistem Informasi

Nama: Prisky Ratna Aningtiyas
NPM: 15115398
Kelas: 4KA01

VCLASS!
PRETEST MEMERIKSA SISTEM INFORMASI
Jelaskan apa yang anda ketahui mengenai evaluasi/audit sistem informasi.
Jawaban di tuliskan pada blog anda dan di link ke studentsite sebagai warta warga / tulisan (bukan sebagai tugas)


Jawaban:

transforma.co.id/cisa-review-2015-16-20-mar-2015


Audit SI adalah proses mengumpulkan dan mengevaluasi fakta untuk memutuskan apakah sistem komputer yang merupakan aset bagi perusahaan terlindungi, integritas data terpelihara, sesuai dengan tujuan organisasi untuk mencapai efektifitas, dan efisiensi dalam penggunaan sumber daya.

Beberapa aspek yang diperiksa pada audit sistem informasi yakni audit secara keseluruhan menyangkut efektifitas, efisiensi, availability system, reliability, confidentiality, dan integrity, aspek security, audit atas proses, modifikasi program, audit atas sumber data, dan data file.

Dalam pelaksanannya, Audit Sistem Informasi memiliki standar. Standar yang digunakan dalam mengaudit sistem informasi adalah standar yang diterbitkan oleh ISACA yaitu ISACA IS Auditing Standard. Selain itu ISACA juga menerbitkan IS Auditing Guidance dan IS Auditing Procedure.


Beberapa alasan dilakukannya audit:
1. Cost of Data Loss
Data dapat menyebabkan kebutuhan sumber daya menjadi kritis untuk keberlangsungan operasional organisasi (baik untuk memberikan gambaran masa lalu,masa kini dan masa yang akan datang).
Jika data akurat, maka organisasi akan mempunyai kemampuan untuk beradaptasi dan bertahan dalam lingkungan yang berubah. Jika tidak (data hilang), maka organisasi akan mengalami kehilangan data yang cukup penting.
Contoh jika data master barang di suatu toko swalayan rusak, maka kasir tidak dapat melakukan transaksi pembelian yang dilakukan oleh konsumen.

2. Cost of Incorrect Decision Making
Untuk membuat keputusan yang berkualitas dan dapat dipercaya, maka perlu di dukung oleh data yang akurat melalui sistem informasi berbasis computer.
Contohnya: jika aturan pengambilan keputusan (decision rule) dalam system pakar untuk mendukung diagnosis, salah, mengakibatkan dokter akan salah dalam memberikan keputusan / pemberian resep kepada pasiennya, ini akan berakibat fatal.

Minggu, 15 Oktober 2017

Tugas Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

Tugas Pengantar Teknologi  Sistem Cerdas


Nama : Prisky Ratna Aningtiyas
Kelas  : 3KA01
NPM   : 15115398


“Penerapan Algoritma Greedy Pada Mesin Penjual Otomatis (Vending Machine)
Dalam pembahasan kali ini akan dibahas mengenai sebuah jurnal “Penerapan Algoritma Greedy Pada Mesin Penjual Otomatis (Vending Machine) oleh Alamsyah dan Indriani Tiara Putri. Pembuatan tulisan ilmiah ini dilatarbelakangi oleh sistem pemasaran produk di Indonesia yang masih menggunakan tenaga manusia untuk menyalurkan produk dari pabrik hingga ke konsumen akhir. Hal itu mengakibatkan harga produk yang dijual di toko lebih mahal daripada harga asli yang diberikan oleh pabrik. Mesin Penjual Otomatis yang dibuat ini memiliki kemampuan untuk memberikan uang kembalian kepada konsumen. Kemampuan tersebut diperoleh dengan menerapkan algoritma greedy. Algoritma greedy diterapkan untuk menentukan pecahan berapa saja yang muncul dalam proses pengembalian uang dengan meminimalkan jumlah uang logamnya.

Vending machine ini bertujuan untuk melayani konsumen dengan harga jual asli dari pabrik. Vending machine ini bekerja secara otomatis selama 24 jam. Mesin ini bekerja secara efisien dan cepat karena konsumen dapat memperoleh produk yang diinginkan tanpa harus mengantri lama.

Selasa, 31 Januari 2017

Penerapan Teknologi Masa Kini : Cloud Computing




Cloud Computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari satu penyedia layanan public cloud

Hanya dalam beberapa tahun terakhir hal ini telah menjadi layak dan masuk akal bagi perusahaan untuk memindahkan teknologi mereka ke sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Perubahan ini telah didorong oleh mulai tersedianya Internet berkecepatan tinggi yang tidak hanya tersedia di kantor Anda, tetapi juga di rumah, di warung kopi dan di mana saja anda dapat melakukan penerimaan sinyal telepon seluler. Kenyataan ini telah memungkinkan terjadinya konsolidasi yang revolusioner.
Alasan ekonomi yang menjadi pendorong di belakang konsolidasi ini adalah penghematan biaya yang signifikan dan pengurangan risiko yang diterima oleh perusahaan ketika mereka memusatkan sumber daya teknologi mereka di sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Penyedia layanan publik dapat mengimplementasikan keamanan industri yang paling canggih dan proses ketersediaan yang tinggi serta menawarkan pemantauan dan pemeliharaan server 24×7.

Biaya teknologi yang lebih rendah karena penyedia layanan public dapat berbagi sumber daya teknologi dan melakukan pembelian perangkat keras dan perangkat lunak dalam jumlah besar untuk Anda. Saat ini, dengan biaya lebih murah perusahaan dapat mendapatkan perangkat lunak terbaru maupun ketersediaan sistem yang tinggi yang dulunya hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar.

Minggu, 13 November 2016

Inovasi SI dan TI di Masa Depan

www.mrhamlin.ca

Selamat datang .. J
Ada hal yang berbeda dari postingan saya kali ini. Mengapa? Karena saya akan mengajak pembaca untuk menghayal dan berimajinasi. Pada kesempatan ini saya akan mengajak pembaca untuk berimajinasi membayangkan teknologi yang akan ada dan dimanfaatkan dimasa depan. Teknologi berkembang dari waktu ke waktu. Beberapa tahun kedepan, kita mungkin akan menyaksikan beberapa inovasi teknologi yang menakjubkan yang belum pernah kita banyangkan sebelumnya. Teknologi yang tercipta di masa depan merupakan hasil dari pemikiran dimasa sekarang.

Berikut beberapa teknologi yang diperkirakan akan ada di masa depan:

1. Inernables
tekno.liputan6.com

Jika pada postingan sebelumnya saya mengulas mengenai wearable device yang sekarang ini sangat populer dan banyak dikembangan oleh perusahaan-perusahaan teknologi, maka yang akan ada di masa depan adalah Inernables. Apakah itu inernables? Inernables merupakan sebuah perangkat yang akan langsung dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Teknologi yang juga disebut dengan internables ini nantinya akan memiliki fokus yang sama dengan perangkat monitor tubuh eksternal saat ini. Hanya saja, sesuai namanya, perangkat ini akan ditanamkan di tubuh pengguna. Kemunculan inovasi teknologi ini karena beberapa penggunaan wearable device dirasa belum selalu memuaskan. Sebab, terkadang penggunaan perangkat ini masih terasa merepotkan. Ditambah lagi hasil pengukuran dan informasi yang diberikan tidak selalu tepat.

Rabu, 02 November 2016

Teori Organisasi Umum 2: Kepemimpinan/Leadership

www.eremedia.com

Pengertian Kepemimpinan
Kepemimpinan adalah proses memengaruhi atau memberi contoh oleh pemimpin kepada pengikutnya dalam upaya mencapai tujuan organisasi. Cara alamiah mempelajari kepemimpinan adalah "melakukannya dalam kerja" dengan praktik seperti pemagangan pada seorang seniman ahli, pengrajin, atau praktisi.(Wikipedia.org)

TEORI-TEORI DALAM KEPEMIMPINAN
1. Teori Sifat
Teori ini bertolak dari dasar pemikiran bahwa keberhasilan seorang pemimpin ditentukan oleh sifat-sifat, perangai atau ciri-ciri yang dimiliki pemimpin itu. Atas dasar pemikiran tersebut timbul anggapan  bahwa untuk menjadi seorang pemimpin yang berhasil, sangat ditentukan oleh kemampuan pribadi pemimpin. Dan kemampuan pribadi yang dimaksud adalah kualitas seseorang dengan berbagai sifat, perangai atau ciri-ciri di dalamnya
 Ciri-ciri ideal yang perlu dimiliki pemimpin menurut Sondang P Siagian (1994:75-76) adalah:
a) Pengetahuan umum yang luas, daya ingat yang kuat, rasionalitas, obyektivitas, pragmatisme, fleksibilitas, adaptabilitas, orientasi masa depan
b) Sifat inkuisitif, rasa tepat waktu, rasa kohesi yang tinggi, naluri relevansi, keteladanan, ketegasan, keberanian, sikap yang antisipatif, kesediaan menjadi pendengar yang baik, kapasitas integratif
c) Kemampuan untuk bertumbuh dan berkembang, analitik, menentukan skala prioritas, membedakan yang urgen dan yang penting, keterampilan mendidik, dan berkomunikasi secara efektif.
Walaupun teori sifat memiliki berbagai kelemahan (antara lain : terlalu bersifat deskriptif, tidak selalu ada relevansi antara sifat yang dianggap unggul dengan efektivitas kepemimpinan) dan dianggap sebagai teori yang sudah kuno, namun apabila kita renungkan nilai-nilai moral dan akhlak yang terkandung didalamnya mengenai berbagai rumusan sifat, ciri atau perangai pemimpin; justru sangat diperlukan oleh kepemimpinan yang menerapkan prinsip keteladanan.

Minggu, 30 Oktober 2016

Trend dan Inovasi Sistem/Teknologi Informasi Saat Ini

policeinnovationconference.com



Dari tahun ke tahun, dunia teknologi selalu menyuguhkan sebuah inovasi baru. Pada tahun sebelumnya tren inovasi yang berkembang dan sedang banyak diminati seperti smartphone yang memiliki fitur canggih dan berteknologi tinggi, sistem operasi yang lebih canggih dan sebagainya. Dari situ dapat terlihat bahwa teknologi bersifat sangat dinamis, berkembang dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2016 ini ada beberapa inovasi teknologi yang menjadi sebuah tren baru di dunia teknologi. Apa saja kah itu? Nah, pada bahasan kali ini saya ingin mengulas sedikit mengenai tren inovasi sistem informasi dan teknologi yang sedang berkembang saat ini, khususnya di tahun 2016 ini, yaitu:

1.     Wearable Device
Berbicara mengenai wearable device dimana sistem maupun teknologi canggih yang dibuat lebih difungsikan untuk kebutuhan kita sehari-hari. Teknologi tersebut dapat dipakai atau melekat di tubuh si pengguna. Identik dengan ukuran yang kecil namun memiliki segudang manfaat.

Contohnya saja seperti smartwatch yang masih menjadi tren hingga saat ini. Perangkat elektronik ini berbentuk seperti jam tangan yang terhubung dengan smartphone. Near-universal understanding dari smartwatch sebenarnya memanfaatkan teknologi nirkabel untuk berkomunikasi dengan smartphone. Smartwatch dirancang untuk jaringan dan mengintegrasikan dengan perangkat pribadi lainnya melalui Wi-Fi dan teknologi Bluetooth. Perangkat ini tidak dirancang untuk menjadi pengganti ponsel akan tetapi dimaksudkan untuk alert, seperti pesan maupun panggilan tidak terjawab.

www.tech4d.it


Lalu juga ada ili.Sebuah wearable device, perangkat penerjemah yang memungkinkan untuk menerjemahkan bahasa tanpa menggunakan internet. Penerjemah ini berupa perangkat kecil yang bisa digantung di leher sehingga memudahkan pengguna untuk menggunakannya.
www.iamili.com

Sabtu, 29 Oktober 2016

Teori Pengambilan Keputusan (Theory Of Decision Making)


www.lukeshavak.com


Pengertian Keputusan
Pengambilan keputusan dapat dianggap sebagai suatu hasil atau keluaran dari proses mental atau kognitif yang membawa pada pemilihan suatu jalur tindakan di antara beberapa alternatif yang tersedia. Setiap proses pengambilan keputusan selalu menghasilkan satu pilihan final. Keputusan dibuat untuk mencapai tujuan melalui pelaksanaan atau tindakan.(Wikipedia)

Pengertian Pengambilan Keputusan
Pengertian Pengambilan Keputusan dikemukakan oleh,
·         Ralp C. Davis;
·         Mary Follet;
·         James A.F. Stoner.
·         Keputusan dapat dijelaskan sebagai hasil pemecahan masalah, selain itu juga harus didasari atas logika dan pertimbangan, penetapan alternatif terbaik, serta harus mendekati tujuan yang telah ditetapkan.
·         Seorang pengambil keputusan haruslah memperhatikan hal-hal seperti; logika, realita, rasional, dan pragmatis.
·         Secara umum pengertian teori pengembilan keputusan adalah, teknik pendekatan yang digunakan dalam proses pengambilan keputusan atau proses memilih tindakan sebagai cara pemecahan masalah.

Fungsi dan Tujuan Pengambilan Keputusan
·         Fungsi Pengambilan Keputusan
Individual atau kelompok baik secara institusional ataupun organisasional, sifatnya futuristik.

·         Tujuan Pengambilan Keputusan
Tujuan yang bersifat tunggal (hanya satu masalah dan tidak berkaitan dengan masalah lain)
Tujuan yang bersifat ganda (masalah saling berkaitan, dapat bersifat kontradiktif ataupun tidak kontradiktif)

Sabtu, 15 Oktober 2016

Teori Organisasi Umum 2 : Teamwork


lipmag.com


Karakteristik Kelompok/Team

Sebuah tim (team) adalah sebuah unit yang terdiri dari 2 orang atau lebih yang berinteraksi dan mengkoordinasikan pekerjaan mereka untuk menyelesaikan sebuah tugas yang spesifik (Daft, 2003). Definisi ini mempunyai tiga komponen. Pertama, diperlukan 2 orang atau lebih. Tim dapat cukup besar, walaupun kebanyakan kurang dari 15 orang. Kedua, orang dalam sebuah tim melakukan interaksi secara teratur. Orang yang tidak berinteraksi, dan tidak membentuk sebuah tim. Ketiga, orang dalam sebuah tim terbagi sebuah tujuan berkinerja.

Beberapa karakteristik dapat disebut sebagi sebuah kelompok/team, yaitu:
  1. Terdiri dari 2 orang atau lebih
  2. Adanya interaksi yang terus menerus
  3. Adanya pengembangan identitas kelompok
  4. Adanya norma-norma kelompok
  5. Adanya diferensiasi peran
  6. Peran yang saling tergantung
  7. Produktivitas bertambah atau meningkat
Penggunaan tim secara ekstensif menghasilkan potensi bagi sebuah organisasi untuk membuahkan banyak hasil yang lebih besar tanpa peningkatan masukan. Kinerja tim akan lebih unggul daripada kinerja individu jika tugas yang harus dilakukan menuntut ketrampilan ganda.
Allen (2004) pekerja tim atau tim kerja adalah orang yang sportif, sensitif dan senang bergaul, serta mampu mengenali aliran emosi yang terpendam dalam tim dengan sangat jelas. Tim kerja menghasilkan sinergi positif melalui usaha yang terkoordinasi. Usaha-usaha individual mereka menghasilkan satu tingkat kinerja yang lebih tinggi daripada jumlah masukan individual.

Teori Organisasi Umum 2 : Komunikasi


www.drivedominion.com

Pengertian Komunikasi
Kata atau istilah komunikasi (dari bahasa Inggris “communication”),secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa Latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna.

Jadi, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. Apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.

Minggu, 09 Oktober 2016

Sistem Informasi dan Teknologi Informasi, Sama atau Berbeda?



Sistem Informasi dan Teknologi Informasi. Dua istilah yang kerap kali kita temui dalam lingkup teknologi. Tetapi apakah sistem informasi dan teknologi informasi itu sama? Apa yang dimaksud dengan sistem informasi lalu apa pula yang dimaksud teknologi informasi? Jika berbeda maka apakah perbedaan diantara keduanya? Dalam bahasan kali ini saya akan membahas sedikit mengenai kedua istilah diatas.

Namun sebelum kita ke inti dari pembahasan kali ini saya ingin terlebih dahulu menjabarkan terlebih dahulu mengenai pengertian dari keduanya.


Sistem Informasi

Apa itu "Sistem Informasi?"

Hal pertama yang ingin saya bahas adalah mengenai sistem informasi. Ada beberapa ahli yang berpendapat tentang Sistem Informasi, namun kali ini saya hanya memilih dua saja untuk dijabarkan.
Sistem Informasi atau yang biasa disingkat dengan SI dapat didefenisikan sebagai suatu sistem yang menerima sumber data sebagai input dan mengolahnya menjadi produk informasi sebagai output (Marimin et. al.,2006)
Dalam arti yang sangat luas, istilah Sistem Informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah inidigunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis (Kroenke, 2008)

Dari kedua definisi Sistem Informasi diatas dapat dijabarkan bahwa Sistem Informasi adalah gabungan orang dan teknologi yang saling berinteraksi dan terorganisasi untuk mendukung suatu operasi. Dapat saya katakan bahwa sistem informasi adalah gabungan dari perangkat keras, perangkat lunak, jaringan, sumber data dan manusia yang saling berinteraksi sehingga dapat mencapai suatu tujuan yaitu mengolah data dan menghasilkan informasi yang nantinya digunakan untuk mengambil keputusan.

Kamis, 21 April 2016

Wayang, Seni Budaya Adiluhung dan Berfilosofi Tinggi

Wayang kulit | Sumber : brownez-koekoez.deviantart.com

Siapa yang tidak kenal dengan kesenian wayang. Wayang merupakan kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia. Wayang merupakan sebuah pertunjukan boneka asli Indonesia. Pertunjukan wayang dapat dimaknai sebagai pertunjukan tentang “bayang-bayang” atau refleksi manusia. Dikutip dari Wikipedia, UNESCO lembaga yang membawahi kebudayaan dari PBB menetapkan wayang sebagai pertunjukkan bayangan boneka tersohor dari Indonesia, sebuah warisan mahakarya dunia yang tak ternilai dalam seni bertutur (Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity)  pada 7 November 2003.

Menurut menurut bahan pembuatannya, wayang memiliki berbagai jenis yaitu: Wayang Kulit, Wayang Kayu, Wayang Orang, Wayang Rumput, Wayang Motekar, Wayang Rumput, dan Wayang Motekar. Sedangkan jenis-jenis wayang menurut daerah yaitu: Wayang Surakarta, Wayang Jawa Timur, Wayang Bali, Wayang Sasak (NTB), Wayang Kulit Banjar (Kalimantan Selatan), Wayang Palembang (Sumatera Selatan), Wayang Betawi (Jakarta), Wayang Cirebon (Jawa Barat), Wayang Madura (sudah punah), dan Wayang Siam (Kelantan, Malaysia).

Sasando Alat Musik Asli Indonesia

Indonesia adalah negeri yang kaya. Siapa yang setuju dengan pernyataan tersebut? Bukan hanya kaya akan sumber daya alam namun juga kebudayaannya yang telah diakui oleh warga dunia. Berbagai macam tari-tarian, upacara adat, pakaian adat,kebiasaan hingga alat musik yang unik semuanya ada. Pada bahasan kali ini saya akan mencoba mengulas sedikit mengenai salah satu alat musik yang berasal dari Nusa Tenggara Timur, yaitu Sasando.


metmuseum.org


Sasando merupakan alat musik asli dari pulau Rote, Nusa Tenggara Timur. Sasando juga sering disebut sasandu yang mempunyai arti alat yang bergetar atau berbunyi. Alat musik ini terbuat dari bambu dan daun lontar. Sasando dimainkan dengan cara dipetik dengan kedua tangan. Meskipun nampak sama dengan alat musik lain yang sama-sama dipetik bahkan sekilas nampak seperti harpa namun jika dicermati suara yang dihasilkan oleh Sasando mempunyai ciri khas tersendiri. Sasando dimainkan dengan menggunakan dua tangan yang secara berlawanan. Tangan kanan berperan untuk memainkan accord, sedangkan tangan kiri sebagai pengatur melodi dan bass.